Oleh: Winarto
Huruf
jawa yang berjumlah 20 dari Ha sampai nga meliputi ha na ca ra ka, da ta-sa wa la,
pa da ja ya nya, ma gha-ba ta nga. Menurut cerita turun temurun diceritakan dalam
kisah AJISAKA. Konon,
makna dari huruf jawa hanacaraka yaitu bahwa aksara Jawa ini diciptakan oleh
Ajisaka untuk mengenang kedua abdinya yang setia.
Dikisahkan,
Ajisaka hendak pergi mengembara, dan ia berpesan pada seorang abdinya yang
setia agar menjaga keris pusakanya dan mewanti-wanti, janganlah memberikan
keris itu pada orang lain, kecuali dirinya sendiri (Ajisaka).
Setelah
sekian lama mengembara, di negeri perantauan, Ajisaka teringat akan pusaka yang
ia tinggalkan di tanah kelahirannya. Maka ia pun mengutus seorang abdinya yang
lain, yang juga setia, agar dia pulang dan mengambil keris pusaka itu di tanah
leluhur. Kepada abdi yang setia ini dia mewanti-wanti, jangan sekali-kali
kembali ke hadapannya kecuali membawa keris pusakanya.




